Parlemen

Ketua DPD dan Ketua MA Bahas Kolaborasi Antar Lembaga Negara

Sumber Foto: Istimewa

JAKARTA – Ketua DPD RI, Sultan B. Najamudin, menegaskan pentingnya kolaborasi antar lembaga negara dalam membangun Indonesia. Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi Ketua Mahkamah Agung, Sunarto, beserta jajaran di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (23/12/2024).

“Ke depan kami akan juga yakinkan lembaga-lembaga negara yang lain bahwa memang membangun atau mengawal demokrasi sebesar Indonesia memang dibutuhkan kolaborasi, dibutuhkan sinergi,” kata Sultan saat pertemuan berlangsung.

Ia menambahkan bahwa prinsip trias politica—yang membagi kekuasaan menjadi eksekutif, yudikatif, dan legislatif—harus dijaga keseimbangannya. “Ketiga kekuasaan itu harus selalu bersinergi, karena tanpa sinergi akan terjadi ketimpangan,” jelasnya.

Ia lantas melanjutkan, “Karena apa? Karena trias politica itu yang kita pegang bahwa ada kekuasaan eksekutif, yudikatif, legislatif, yang itu harus balance, yang itu harus selalu bersinergi, karena tanpa itu pasti ada yang timpang.”

Sultan juga menyebutkan bahwa kunjungan ini merupakan silaturahmi pertama pimpinan Mahkamah Agung ke DPD RI, yang diinisiasi oleh Sunarto.

“Ini tradisi baru yang luar biasa, yang dibangun Ketua MA terpilih Pak Profesor Sunarto,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sultan menjelaskan peran dan fungsi DPD RI dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, termasuk bagaimana DPD RI beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Kami harus terus melakukan inovasi, kolaborasi, bahkan setiap saat kita bisa bermanuver cepat untuk menyesuaikan karena perubahan-perubahan sekarang cepat selalu perubahan-perubahan dunia begitu cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Sunarto menekankan pentingnya sinergi antar lembaga negara dalam membangun bangsa. Ia juga menjelaskan tugas dan fungsi Mahkamah Agung (MA) sebagai lembaga yudikatif dalam memberikan kepastian hukum, keadilan, dan manfaat bagi masyarakat.

“Kami sebagai lembaga negara sama-sama juga ingin berkolaborasi dengan lembaga-lembaga negara yang lain, dan ingin bersinergi dengan lembaga-lembaga negara yang lain karena sebenarnya tujuannya sama, Cuma tugas dan fungsinya yang berbeda. Jadi, maksud tujuan kami adalah maksudnya tak kenal maka tak sayang,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, turut hadir para Wakil Ketua DPD RI yakni Yorrys Raweyai, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, dan Tamsil Linrung.

Sedangkan Sunarto didampingi Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial Suharto, Ketua Kamar Pengawasan MA Dwiarso Budi Santiarto, Ketua kamar Pidana MA Prim Haryadi, hingga Panitera MA Heru Pramono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button